SYSTEMATICS LITERATURE REVIEW : MENYELARASKAN INTUISI DAN LOGIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.36277/defermat.v8i2.2375Keywords:
intuisi, logika, pembelajaran matematikaAbstract
Pembelajaran matematika perlu keseimbangan antara cara berpikir logis dan pemahaman yang intuitif. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa cara mengajar di sekolah lebih fokus pada logika formal daripada pengertian yang mendalam. Ini membuat siswa kurang fleksibel dalam berpikir dan kurang kreatif. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan merangkum hasil-hasil penelitian yang berhubungan dengan bagaimana menggabungkan intuisi dan logika dalam belajar matematika. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Pustaka Sistematis dengan menganalisis 50 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Artikel-artikel tersebut diambil menggunakan aplikasi Publish or Perish dari database Google Scholar. Berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, 11 artikel dipilih untuk analisis lebih lanjut dengan pendekatan tematik, untuk menemukan pola konsep, metode, dan cara mengajar yang berkaitan dengan penggabungan intuisi dan logika. Hasil analisis menunjukkan bahwa 9 dari 11 artikel dari studi yang ditinjau menekankan pentingnya keseimbangan antara intuisi dan logika untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah, memahami konsep, dan percaya diri. Model pembelajaran seperti Snow Cube Throwing dan Concept Attainment Model terbukti efektif dalam membantu siswa menghubungkan intuisi dan logika. Selain itu, gaya belajar visual dan kecerdasan logis-matematis sangat memengaruhi keberhasilan penggabungan kedua aspek cara berpikir tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sangat penting untuk memiliki cara mengajar matematika yang mengutamakan intuisi dan logika sebagai komponen yang saling melengkapi. Harapannya, penelitian ini bisa menjadi dasar untuk mengembangkan model pendidikan yang baru dan kurikulum yang lebih fokus pada eksplorasi dan refleksi, sehingga bisa meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia.
References
Agus Cahya Gumilar, dkk. (2020). Meningkatkan kemampuan intuisi matematis siswa dengan model pembelajaran Snow Cube Throwing berbasis eksplorasi.
Ahmad Hatip, & Setiawan, W. (2021). Teori kognitif Bruner dalam pembelajaran matematika.
Andi Harpeni Dewantara, & Saraswati, S. (2021). Analisis berpikir intuitif siswa dalam menyelesaikan masalah persentase.
Cahya, N., Setialesmana, D., & Madawistama, S. T. (2024). Analisis kemampuan berpikir intuitif peserta didik ditinjau dari kecerdasan logis-matematis.
Fadilla, D. M. N., & Siswono, T. Y. E. (2022). Penalaran proporsional siswa bergaya kognitif sistematis dan intuitif dalam menyelesaikan masalah numerasi.
Fischbein, E. (2020). Intuition in science and mathematics: An educational approach. Springer.
Indah, N. S. R., & Fadiana, M. (2021). Profil berpikir intuitif siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari kemampuan berpikir logis.
Khoyimah, I. N. (2021). Profil berpikir relasional siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif sistematis-intuitif.
Lakoff, G., & Núñez, R. E. (2020). Where mathematics comes from: How the embodied mind brings mathematics into being. Basic Books.
Lee, J., & Kim, H. (2023). Integrating intuition and logic in mathematical thinking: Impacts on problem solving and creativity. Journal of Mathematics Education Research, 15(2), 55–72.
NCTM. (2023). Principles to actions: Ensuring mathematical success for all. National Council of Teachers of Mathematics.
Novanti, D., Kristanti, F., & Suprapti, E. (2024). Pengaruh Concept Attainment Model (CAM) media Ecofindmat terhadap kemampuan berpikir intuitif matematis siswa SMP Muhammadiyah 3 Surabaya.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning outcomes. OECD Publishing.
Pahmi, M., Prabawati, M. N., & Ratnaningsih, N. (2025). Desain Dan Implementasi Learning Obstacle Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Mengoptimalkan Berpikir Kreatif Siswa Materi Peluang Kejadian Majemuk. De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 132–140. https://doi.org/10.36277/defermat.v8i1.2283
Putra, A., & Suparman, S. (2022). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia berdasarkan data PISA. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(3), 145–158.
Rahman, M., Sari, L., & Widodo, A. (2024). Integrasi teknologi visualisasi dinamis dalam pembelajaran matematika abad ke-21. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 12(1), 23–38.
Ramadhan Nurcahya Kartika, Purwaningsih, W. I., & Darmono, P. B. (2023). Proses berpikir siswa SMP berdasarkan gaya kognitif intuitif dan sistematis dalam menyelesaikan masalah invers proporsi ditinjau dari teori pemrosesan informasi.
Rusmin R. M. Saleh, & Nur, I. M. (2023). Proses berpikir siswa SMP berdasarkan gaya kognitif intuitif dan sistematis dalam menyelesaikan masalah invers proporsi ditinjau dari teori pemrosesan informasi.
Solikah, N. H., Ardhani, D. C., & Astuti, W. (2025). Optimalisasi Pemanfaat Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VII dan IX SMP Negeri 9 Surakarta. De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 67–76. https://doi.org/10.36277/defermat.v8i1.2249
Stylianides, G. J., & Silver, E. A. (2021). Mathematical reasoning and proof in school mathematics: Opportunities and challenges. Educational Studies in Mathematics, 106(1), 1–15.
Sun, Y., & Zhang, L. (2022). Balancing intuition and logic in mathematics learning: A cognitive-pedagogical perspective. Asian Journal of Education, 42(4), 321–340.
Zhou, M., & Leung, F. K. S. (2021). Students’ perception of abstraction in mathematics: The role of intuitive visualization. International Journal of STEM Education, 8(1), 77–89.










